MERINDUKAN-MU HIANGGA AKHIR HAYAT-ku TANPA BEKAL

Alhamdulillah Allah atas helaan nafas yang masih Kau berikan hingga detik ini

Sholawat beriring salam rindu tuk nabiku yang mulia Muhammad saw..

Allah…

Kerinduanku pada-Mu menemani perjalanan pulangku menuju-Mu…

Ibarat rintik2 hujan yang terus m’alir tiada henti…

Kadang kuberjalan, kadang kuberlari, kadang kumerangkak,
kadang kuterjerembab dalam kubangan bumi
yang fana ini tuk mencari-Mu wahai Yang Kurindu

Allah

Rintik-rintik hujanlah yang terus menggayuti
diri ini agar terus berada di jalan kerinduanku pada-Mu

Rintik-rintik hujanlah yang terus menyegarkan jiwaku Wahai Yang Kurindu
Merekalah yang menjadi saksi betapa kumerindu-Mu..

yang seketika datang tanpa mengenal batas ruang dan waktu

Allah

Perjalanan pulangku menuju-Mu begitu penuh dengan tantangan
Ku tak mau menyebutnya rintangan karena itu keharusanMU
Allah ….
Aku ingin meneruskan perjalananku denganMu…

Bekal yang kubawa tak Ada Allah.. Hanya rasa rindu ini..
Semoga cukup membawaku si debu kotor yang
berhembus di muka bumi ini tuk berjumpa dengan-Mu

Jikapun tidak cukup, ampuni aku… kasihani aku..
cukupkan kekuranganku.. aku tetap akan selalu
merindu-Mu dengan RinduMU..
Dimanapun Kau letakkan aku.. ku tak perduli Allah..
Aku akan selalu merindu-Mu

Allah…

Dulu aku takut aku cinta pada-Mu
Sungguh.. aku takut dengan dunia dan akhiratMu…
yang begitu mempesonakanku
Aku hanya berani tuk merindu-Mu..

Duhai Yang Kurindu

Sekarang pun ku tak pantas mencintai-Mu…
Namun ku begitu merindukan-Mu
Fase demi fase kehidupan terlewati

Fase yang penuh dengan keindahan-Mu
dalam suka duka dalam kehidupan
Ku tak tau sampai kapan ajal kan menjemputku
Hanya satu harapanku…

Jadikanlah aku hamba-Mu Yang selalu
merindukan perjumpaan dengan-Mu
Wahai Yang Maha Indah…

 kehadiran-MU*

Kini kutahu, Tuhan — Siapa Bersemayam dalam hatiku Dalam rahsia,

jauh daripada dunia Lidahku bercakap dengan-Nya yang

kupuja Melalui sebuah jalan Kami mendekat rapat Terpisah jauh daripada-Nya

Berat siksa yang mendera jiwa Walau Kau sembunyikan wajah-Mu

Jauh daripada pandangan mataku Dalam cinta kurasa kehadiran-Mu

Yang mesra dalam hatiku Dalam bencana mengerikan Tak kusesali siksa

yang mencabik jiwa Hanya Kau saja Tuhan yang kurindu

Bukan kurnia atau tangan pemurah-Mu Apabila seluruh dunia

Kau berikan kepadaku Atau sorga sebagai pahala Aku berdoa supaya seluruh

kekayaanku Tak berharga dibanding melihat -Mu


Lahawla walaa quwwata illa billah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s