MEMAHAMI WASIAT 140 (PUPUH) AJARAN DAN PEMIKIRAN SYEKH SITI JENAR / SYEIKH HASAN ALI SECARA KESELURUHAN – II

039. Irodat artinya kehendak yang tiada membicarakan, ilmu untuk mengetahui keadaan, yang lepas jah dari panca indra bagaikan anak gumpitan lepas tertiup.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَخْبَتُوا إِلَى رَبِّهِمْ أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, dan merendahkan diri kepada Rabb-mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga(, dan) mereka kekal di dalamnya.” – (QS.11:23)

مَثَلُ الْفَرِيقَيْنِ كَالأعْمَى وَالأصَمِّ وَالْبَصِيرِ وَالسَّمِيعِ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلا أَفَلا تَذَكَّرُونَ

“Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang Mukmin), seperti orang buta dan tuli, dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya?. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (dari perbandingan itu)?.” – (QS.11:24)

====================================
040. Inilah maksudnya syahadat: Asyhadu berarti jatuhnya rasa, Ilaha berarti kesetian rasa, Ilallah berarti bertemunya rasa, Muhammad berartihasil karya yang maujud dan Pangeran berarti kesejatian hidup.

041. Mengertilah bahwa sesungguhnya ini syahadat sekarat, jika tidak tahu maka sekaratnya masih mendapatkan halangan, hidupnya dan matinya hanya sperti hewan.

042. Syahadat allah, allah badan lebur menjadi nyawa, nyawa lebur menjadi cahaya, cahaya lebur menjadi roh, roh lebur menjadi rasa, rasa lebur sirna kembali kepada yang sejati, tinggalah hanya Allah semata yang abadi dan terkematian.

043. Syahadat Ananing Ingsun, Asyhadu keberadaan-KU, La Ilaha bentuk wajahku, Ilallah Tuhanku, sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Aku, yaitu badan dan nyawa seluruhnya.

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ
بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Sesungguhnya telah datang kepadamu, seorang rosul dari dirimu sendiri (kenyataanmu), terasa berat olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan, lagi penyayang terhadap orang-orang Mukmin.” (QS.9:128)

044. Syahadat Panetep Panatagana yaitu, yang menjadi bertempatnya Allah, menghadap kepada Allah, bayanganku adalah roh Muhammad, yaitu sejatinya manusia, yaitu wujudnya yang sempurna.

=================================

SYAHADAT : SYARI’AT = uripe kulit – lisan -pujine : ashadu anlaa ilaah waa ashaduanna muhmmadarrasulullah .

SYAHADAT : THORIQOH ; uripe pangrungu manggone ono kuping pujine :laa ya’budu illaloh.

SYAHADAT : MA’RIFAT : uripe daging -manggone ono pengambu pujine Laa maujuda illalloh.

SYAHADAT : HAQIQAT : uripe darah -manggone moto pujine laa ya’rifu illalloh.

SYAHADAT : BATHIN : uripe balung manggone ono ati kang urip langgeng tan kenane pati pujine alloh alloh .

SYAHADAT : GHOIB : uripe sirr (wujud allah) manggone ono Ruh pujine HUWA HUWA.

SYAHADAT : BARZAH : waktu manggone ono pertemuane kawulo lan gusti (TAUHID) PUJINE …

=========================================
DASAR 7 INI DI JADI 7 LATIFAH ROBBANIYAH DAN 7 MARTABAH ILAHIYAH
=========================================

UNTUK MEMPERINGKAS PADA KALANGAN UMUM SYAHADAT DI JADIKAN DIBAGI 3 :

1: SYAHADAT TAUHID
2: SYAHADAT ROSUL
3: SYAHADAT MU’MIN

DAN INI DIJADIKAN DASAR TENTAN AWAL IMAN DAN KEDUDUKAN IMAN YANG DIBAGI MENJADI 3

1: HAQQUL YAQIN
2: ‘AINUL YAQIN
3 : ILMU AL-YAQIN

045. Kenikmatan mati tak dapat dihitung ….tersasar, tersesat, lagi terjerumus, menjadikan kecemasan, menyusahkan dalam patihnya, justru bagi ilmu orang remeh seperti firman allah :

أُولَئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ

“Mereka itulah, orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka, apa yang selalu mereka ada-adakan.” – (QS.11:21)

قال النبي موتوا قبل انتموتن

sabda nabi matilah (kembalilah) kamu semua sebelum engkau di matikan.

========================================

046. Segala sesuatu yang wujud, yang tersebar di dunia ini, bertentangan denga sifat seluruh yang diciptakan, sebab isi bumi itu angkasa yang hampa.

047. Shalat lima kali sehari adalah pujian dan dzikir yang merupakan kebijaksanaan dalam hati menurut kehendak pribadi. Benar atau salah pribadi sendiri yang akan menerima, dengan segala keberanian yang dimiliki.

048. Pada permulaan saya shalat, budi saya mencuri, pada waktu saya dzikir, budi saya melepaskan hati, menaruh hati kepada seseorang, kadang-kadang menginginkan keduniaan yang banyak, lain dengan Dzat Maha yang bersama diriku, Nah, saya inilah Yang Maha Suci, Dzat Maulana yang nyata, yang tidak dapat dipikirkan dan tidak dapat dibayangkan.

049. Syahadat, shalat, dan puasa itu adalah amalan yang tidak diinginkan, oleh karena itu tidak perlu dilakukan. Adapun zakat dan naik haji ke Makkah, keduanya adalah omong kosong. Itu semua adalah palsu dan penipuan terhadap sesama manusia. Menurut para auliya’ bila manusia melakukannya maka dia akan dapat pahala itu adalah omong kosong, dan keduanya adalah orang yang tidak tahu.

=======================================

SADARKAH MANUSIA ITU MENGATAKAN JIKA SHOLAT YANG
DI KERJAKAN ITU ADALAH SHOLATNYA DIRI -SEDANG IA SENDIRI
MASIH BERSANDAR PADA HIDUP DAN GERAKNYA ALLAH DAN
BERGANTUNG PADA IRODAHNYA ALLAH …
INGAT ALLAH JUGA MEMERINTAH HAMBANYA UNTUK BERIBADAH TAPI JUGA MENGANCAM DENGAN KETETAPANNYA

SUDAHKAH KITA MENEMPATI PADA KETENTUANNYA DALAM BERIBADAH

Firman Allah:

وأقم الصلاة لذكري (14: طه) .

Dan dirikanlah sholat untuk mengingatiKu.

DAN JANGANLAH LALAI DENGAN KEADAAN AMAL KITA LAHIR BATHIN ….

فويل للمصلين، الذين هم عن صلاتهم ساهون (4-5: الماعون).

Maka kecelakaan besar (ancaman neraka weil) bagi orang-orang yang lalai dalam sholat Yaitu : orang-orang yang Terbuai pada indah dan sibuknya urusan Dunia dan Akhirat dan bukan allah tujuannya

Dan Sabda Rasulullahsaw.

إن العبد اذا صلي الصلاة لا يكتب له سدسها ولا عشرها، وإنما يكتب للعبد من صلاته ما عقل منها

Sesungguhnya ketika hamba sholat satu sholatan ( duhur ) itu tidak ditulis padanya pahalanya sholat Seperenam pun tidak, dan sepersepuluh pun tidak hanya saja yang ditulis untuk hamba itu pahala sesuai apa yang diingatkan oleh akalnya dari ‘ibadah sholatnya….

======================================

Ketika hamba sholat dan itu sah dari segi dzohirnya akan tetapi bhatinnya tidak khusyu’ atau mempunyai sifat riya’ atau takabbur maka hanya kesia-sian & kepenatan jua yang akan diperolehnya sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

“كم من قائم حظه من صلاته التعب والنصب”.

Betapa ramai dan banyak orang-orang yang mendirikan Sholat namun hanyalah kepenatan dan keletihan yang di dapatkan.

Membersihkan hati dan mendidik diri adalah fardhu ‘ain dan sewajib-wajib perinta Ilahi berdasarkan dalil apa yang terdapat dalam al-Quran, Sunnah, serta kata-kata ulama yang ‘arif.

======================================

Sabda Rasulullah Saw

كُلُّكُم رَاعٍ، وَكُلُّكُم مَسْؤُولٌ عَن رَعِيَّتِهِ

“ kamu semua (setiap diri) adalah pengembala (pemimpin) dan setiap pengembala pasti semua akan ditanyai tentang pengembalaannya (kepimpinannya)”

==========================================

Maka jagalah baik-baik seluruh anggotamu. Khususnya anggotamu yang tujuh karena pintu neraka itu tujuh pula dan ditentukan setiap pintu itu untuk dimasuki oleh kelompok yang telah melakukan perbuatan kesalahan dengan salah satu di antara tujuh anggota badan, yaitu mata, telinga, lidah (lisan), perut, kemaluan, tangan dan kaki…….
==========================================
JANGAN SAMA RATAKAN FATWA PARA ‘ARIF DENGAN PEMAHAMAN KITA SEORANG ‘ARIF PASTILAH MENGERTI BAGAIMANA DIA BERFATWA DAN TIDAK MENYAMARATAKAN FATWANYA DALAM MENILAI DAN MENDIDIK SESAMA MAHLUK ALLAH …..

=====================================

SIAPAKAH YANG TERSESAT ITU : ORANG” YANG HANYA MENGENAL NAMA DAN MAKNA ALLAH SEMATA ?

ومن لم يعرف بالله في الدنيا فكيف رايته في الاخرة وهي اضل سبيلا

Barang siapa tidak mengerti (ma’rifat) pada alloh di dunia ,bagaimanakah dia mau melihat (mengenal) allah di akhirat nanti, itulah sebenar-benarnya orang yang tersesat dari jalan lurus.

TERUS ORANG” YANG TELAH MERASA ISLAM NAMUN GAK MEMAHAMI ISLAM ITU SECARA KAFFAH

يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ مَا قَالُوا وَلَقَدْ قَالُوا كَلِمَةَ الْكُفْرِ وَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلامِهِمْ وَهَمُّوا بِمَا لَمْ يَنَالُوا وَمَا نَقَمُوا إِلا أَنْ أَغْنَاهُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ مِنْ فَضْلِهِ فَإِنْ يَتُوبُوا يَكُ خَيْرًا لَهُمْ وَإِنْ يَتَوَلَّوْا يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ عَذَابًا أَلِيمًا فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَا لَهُمْ فِي الأرْضِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ

“Mereka (orang-orang munafik itu) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa mereka tidak mengatakan (sesuatu yang menyakitimu). Sesungguhnya mereka telah mengucapkan perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir, sesudah Islam, dan menginginkan apa yang mereka tidak dapat mencapainya; dan mereka tidak mencela (Allah dan Rasul-Nya), kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah melimpahkan karunia-Nya kepada mereka. Maka jika mereka bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengazab mereka, dengan azab yang pedih di dunia dan di akhirat; dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung, dan tidak (pula) penolong di muka bumi.” – (QS.9:74)

فَأَعْقَبَهُمْ نِفَاقًا فِي قُلُوبِهِمْ إِلَى يَوْمِ يَلْقَوْنَهُ بِمَا أَخْلَفُوا اللَّهَ مَا وَعَدُوهُ وَبِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ

“Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka, sampai pada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah, apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya, dan (juga) karena mereka selalu berdusta.” – (QS.9:77)

أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ سِرَّهُمْ وَنَجْوَاهُمْ وَأَنَّ اللَّهَ عَلامُ الْغُيُوبِ

“Tidaklah mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui segala yang gHaib.” (QS.9:78)

=======================================

DEDEG (tegak / tiang) wajibe lan larangan kang dumunung ono Rukun Islam kang kudu di Imani koyo ing ngisor iki :

a. Syahadat : Anane Mahayu Hayuning Bawono cilike Keluarga, larangane ngeroso wujud.

========================================

قربك خروجك من نفسك وبعده وقوفك معك

Dekatmu (dengan-NYA) adalah keluarmu dari dirimu, dan jauhmu (dari-NYA) adalah berhentimu pada dirimu sendiri .

=========================================

b. Sholat : Anetepi angen angen kang becik,’ ndedegi Pamikiran kang Agung netepi anane Sastro Jendro Hayuningrat kanggo ngudi laku kang becik, larangane rumongso amal lahir ,

ان طلبته لك كلفك وان طلبته له دل لك

Jika kamu mencari-NYA untukmu, maka DIA akan membebanimu; dan jika kamu mencari-NYA karen diri-NYA, maka DIA akan memberimu petunjuk

==================================

c. Poso : Kuoso nota Rasane Urip, maknane ngerti manowo Urip amung sadermo nglakoni, yen wistiti wancine ora nggowo opo-opo, kabeh anane soko panyuwunan kanggo nyukupi kebutuhan keluargane kang wujud soko ngunggulake Drajat Urip keluargane, larangane rumongso wes ngamal bathin.

ان تقربت به قربك وان تقربت بك ابعدك

Jika kamu mendekati-NYA dengan diri-NYA maka DIA akan mendekati dirimu. Dan jika kamu mendekatinya dengan dirimu maka DIA akan menjauh darimu

d. Zakat : Madep mantep marang kuasane Gusti anggone njogo Kanugrahaan lan Rakhmat Pangeran marang barang Pribadi, anane ngluhurake Asmo larangane Main,nogel,lan sapinunggalane.

ان سلمت اليه قربك وان تنزه ابعدلك

Jika kamu pasrahkan pada-NYA, maka DIA akan dekati kamu. Dan bila kamu berselisih dengan-NYA, maka DIA akan menjauhi kamu

====================================
e. Haji : Tegen anggone mapakake Roso yo anane kumpule Urip Roso Pribadi marang Kuasane Urip Pangerane, kuoso njogo arum gandane asmo ono sajerone Urip, larangane Molimo.

=======================================
Ash-Shaff

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

“Bertasbih kepada Allah, apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana.” – (QS.61:1)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لا تَفْعَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan, apa yang tidak kamu perbuat?.” – (QS.61:2)

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لا تَفْعَلُونَ

“Amat besar kebencian di sisi Allah, bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.” – (QS.61:3)

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya, dalam barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” – (QS.61:4)

=======================================

اذا زال هواك يكشف لك باب حقيقة فتفنى ارادتك فيكشف لك عن الوحدانية فتحققه هو بلا انت

Ketika hawa-nafsumu telah hilang, maka akan terbuka bagimu dari pintu hakikat, kemudian sirna kehendakmu, lalu terbuka bagimu dari sifat wahdaniyyah (ketunggalan), maka tampak nyata sesungguhnya DIA itu adalah DIA, dengan tanpa dirimu (bukan kamu) ….
=========================================

العامل لا يكاد يخلص من رؤية عمله فكن من قبيل المنة لا من قبيل العمل

Pengamal jarang yang lepas (membersihkan diri) dari melihat amalnya, maka jadilah kamu dari sisi anugerahnya allah semata, janganlah kamu menjadi hamba dari sisi amalnya saja.

=======================================

Yen gelem ngudi kaluhurane Urip ing Alam Dunyo tumekane Alam Akhir koyo unine ayat ”Robbanaa aatinaa fid dunyaa hasanataw wafil aakhiroti hasanataw wa qinaa adzaaban naar” , kanti sabenere Manungso kudu mangerteni, lan mapakake opo sabenere Kalimat Syahadat iku, yen ora kaliru koyo kagambarake ing ngisor iki :

” Laa ilaaha illallahu Muhammadur Rasuulullah”

KANG ISINE IKU

1. HU mujudake anane Nur Illahi ;
2. Nur Illahi mujudake anane: a. Nur Muhammad,
b. ILMU : Aqidah 50 kang dadi muroqobah 7 kang jejuluk lathoif robbaniyah Lan Martabat pitu ‘ainul wujud .

3. Nur Muhammad, Asmo lan Sifat Alloh mujudake anane Alam Dunyo saisine, yo anane Kitab AL Qur’an Nul Karim bebere wujud dadi Jagad Royo, sarine Kitab Al Qur’an Nul Karim bebere wujud anane Surat Al Fatikah, Surat Al Fatikah wujude makna dadi Badan Jasmani kito yo anane Jagad Dumadi, kang samestine isine Jagad Royo iku podo lan memper karo isine Jagad Dumadi yo anane Badan Jasad yo Badan Jasmani kito.

Ing kono Manungso bakal nemahi anane Urip lan Pati, mangerteni sejatine sopo kang Urip lan sopo kang Mati,

=========================================

050. Tiada pernah saya menuruti perintah budi, bersujud-sujud di masjid mengenakan jubah, pahalanya besok saja, bila dahi sudah menjadi tebal, kepala, berbelang. Sesungguhnya hal itu tidak masuk akal. Di dunia ini semua manusia adalah sama. Mereaka semua mengalami suka duka, menderita sakit dan duka nestapa, tiada bedanya satu dengan yang lain. Oleh karena itu saya, Siti Jenar, hanya setia pada satu hal, saja, yaitu Gusti Dzat Maulana.

051.Gusti Dzat Maulana. Dialah yang luhur dan sangat sakti, yang berkuasa Maha Besar, lagi pula memiliki dua puluh sifat, kuasa atas segala kehendak-Nya. Dialah Maha Kuasa pangkal mula segala ilmu, Maha Mulia, Maha Indah, Maha Sempurna, Maha Kuasa, Rupa warna-nya tanpa cacat, seperti hamba-Nya.

Di dalam raga manusia ia tiada tanpak. Ia sangat sakti menguasai segala yang terjadi, dan menjelajahi seluruh alam semesta, Ngindraloka.

052. Hyang Widi, wjud yang tak tampak oleh mata, mirip dengan ia sendiri, sifat-sifatnya mempunyai wujud, sperti penampakan raga yang tiada tanpak. Warnanya melambangkan keselamatan, tetapi tanpa cahaya atau teja, halus, lurus terus menerus, menggambarkan kenyataan tiada dusta, ibaratnya kekal tiada bermula, sifat dahulu yang meniadakan permulaan, karena asal diri pribadi.

053. Mergertilah bahwa sesungguhnya ini syahadat sakarat, jika tidak tahu maka sekaratnya masih mendapatkan halangan, hidupnya dan matinya hanya seperti hewan.

BERSAMBUNG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s